Gani lelah selalu menjadi sasaran kejahilan teman-temannya, Sandro dan Rasya. Awalnya ia hanya bisa diam dan merasa takut, hingga ia sadar bahwa pasrah tidak akan menghentikan perbuatan mereka.Melalui kisah ini, Gani belajar untuk bangkit. Ia menunjukkan bahwa jika di-bully, kita tidak boleh tinggal diam! Anak-anak akan diajak untuk berani melawan, tegas berkata "TIDAK", dan bersuara demi membela diri dari perbuatan buruk.Dikemas dalam format dwibahasa (Indonesia - Inggris), buku ini bukan sekadar cerita untuk melatih kemampuan bahasa anak, tetapi juga bekal penting agar mereka tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, percaya diri, dan berani melawan penindasan.